Sabtu, 13 Juni 2009

Gus Dur Lahir dari Islam Ahlussunah wal Jamaah

Yogyakarta, Kitab Kuning Digital. Ketua PBNU H Imam Aziz melihat gagasan keislaman Gus Dur yang paling sistematis terletak pada tahun 1980-an. Gus Dur yang lahir dari paham Ahlussunah wal Jamaah melihat hampir semua melalui pendekatan aqidah, syariah, dan tasawuf.

"Dari tiga dasar itu Gus Dur merumuskan bagaimana poin-poin beberapa hal yang perlu dirumuskan dengan baik. Saya mencatat ada tujuh butir yang dirumuskan oleh Gus Dur," kata H Imam Aziz saat menjadi narasumber dalam Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG) tentang Gus Dur dan gagasan keislaman.

Gus Dur Lahir dari Islam Ahlussunah wal Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur Lahir dari Islam Ahlussunah wal Jamaah (Sumber Gambar : Nu Online)


Gus Dur Lahir dari Islam Ahlussunah wal Jamaah

Tujuh rumusan itu merupakan cara pandang untuk memahami Islam. "Islam sebagai cara pandang hidup yang dinamis," ungkapnya.

Imam Aziz menyebut pertama, pandangan manusia dan tempatnya dalam kehidupan. "Dalam pemikiran Gus Dur, manusia itu wajib untuk merencanakan kehidupan, baik tatanan individu atau masyarakat. Rencana adalah wajib. Ini dipadukan untuk menyerahkan hasil akhir kepada Allah," tambah Imam Aziz.

Kitab Kuning Digital

Kedua, pandangan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Pengetahuan harus sebanyak-banyaknya yang dalam implementasinya harus mempertimbangkan manfaat dan mudharatnya," jelasnya.

Ketiga, pandangan ekonomi sosial masyarakat. Keempat, pandangan tentang individu dan masyarakat. "Bagi Gus Dur yang paling utama adalah bagaimana mengakui hak individu. Jangan sampai hak masyarakat lebih besar daripada hak individu," tegas Imam.

Kitab Kuning Digital

Kelima, pandangan tentang tradisi tentang pendidikan, politik, dan budaya. Keenam, pandangan tentang pengembangan masyarakat. Ketujuh, asas-asas internalisasi dan sosialisasi.

"Gus Dur melihat kemanusiaan adalah tertinggi dalam keberagaman. Pembelaan Gus Dur terhadap manusia itu mutlak. Manusia itu baik dan cenderung buruk, walaupun mengalami keburukan tetapi tetap berharga," jelas Imam Aziz dalam akhir sesinya. (Nur Sholikhin/Alhafiz K)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/64099/gus-dur-lahir-dari-islam-ahlussunah-wal-jamaah

Kitab Kuning Digital

Situs ini merupakan dedikasi untuk negeri, sebagai kitab kuning digital. Kami selain share doa-doa, amalan, informasi, juga share download kitab kuning digital. Terimakasih.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kitab Kuning Digital sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kitab Kuning Digital. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kitab Kuning Digital dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock