Rembang, Kitab Kuning Digital. Dalam menghadapi propaganda yang mulai kembali ditebarkan di sebagian wilayah di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Rembang mengajak kepada segenanp warga NU diseluruh wilayah Rembang khususnya dan seluruh Indonesia pada umumnya untuk semakin merapatkan barisan.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil ketua Tanfidziyah PCNU Gus Adib, Kamis (21/4) saat memberikan sambutan Harlah ke-93 NU di aula Pesantren Raudlatut Tholibien Leteh Rembang.
| Warga NU Harus Cancut Taliwondo Hadapi Propaganda Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online) |
Warga NU Harus Cancut Taliwondo Hadapi Propaganda Khilafah
Pemilik nama lengkap KH Bisri Adib Hattani ini menyampaikan, kalau Nahdlatul Ulama dihadapkan dengan persoalan khilafiyah seperti tahlilan, manaqiban, kita biarkan saja. ia berpendapat tidak apa-apa. Ia berpendapat, jika ada orang yang mengajak untuk merobohkan NKRI, Adib Hattani berpendapat kita harus Cancut Taliwondo.Kitab Kuning Digital
"Mungkin yang dari Pamotan kemarin ketemu dengan yang namanya organisasi yang mengajak-ajak kita bikin khilafah. Organisasi yang mengajak untuk merobohkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mendirikan khilafah, didepan masjid kemarin di Pamotan.Kitab Kuning Digital
Gus Adib berpesan, ini menjadi tugas kita bersama bukan hanya MWCNU Pamotan tetapi menjadi tugas kita bersama untuk mewaspadai tumbuhnya organisasi radikal seperti yang mulai terlihat di Kecamatan Pamotan, laporkan kepada pihak berwenang seperti TNI dan Polri. Menurut Gus Adib bukan wewenang kita untuk mengambil tindakan atas nama pemerintah. (Ahmad Asmui/Fathoni)Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/67523/warga-nu-harus-cancut-taliwondo-hadapi-propaganda-khilafah
Kitab Kuning Digital

EmoticonEmoticon