Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Santri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2016

KMNU Akan Gelar Rakernas di Lampung

Jakarta, Kitab Kuning Digital

Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Nasional melakukan silaturahim ke kantor PBNU di Jakarta, Rabu (16/3). Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat organisasi dan melaporkan perkembangan KMNU.

Delegasi KMNU yang diwakili Hasan Bisri (Presidium Nasional 1), Laila Naimatul Muthoharoh (Presidium Nasional 3) dan Achmad Mukhlis Hidayat (Departemen Nasional 5) langsung disambut Sekjen PBNU, Ir H Helmy Faishal Zaini beserta Wasekjen H Masduki Baidlawi.

KMNU Akan Gelar Rakernas di Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)
KMNU Akan Gelar Rakernas di Lampung (Sumber Gambar : Nu Online)


KMNU Akan Gelar Rakernas di Lampung

Dalam pertemuan itu, Helmy menyatakan dukungan dan apresiasi atas peran KMNU yang aktif melakukan kajian Islam ahlus sunnah wal jamaah dan melestarikan kegiatan kultural NU di kampus. Lebih dari itu, di tengah pesatnya arus teknologi dan informasi seperti sekarang ini KMNU diharapkan mampu memberikan sumbangsih dalam menangkal masuknya penyebaran paham radikal dan dampak negatif teknologi terhadap masyarakat luas, khusus nya melalui media-media sosial yang ada.

Kitab Kuning Digital

Selain itu juga disinggung terkait rencana peningkatan kualitas mahasiswa NU di tingkat kampus dalam bentuk kaderisasi. Helmy menegaskan bahwa PBNU akan turut berperan aktif dalam kapabilitas KMNU. Kami akan siapkan pemateri ahli yang siap mengisi agenda peningkatan wawasan Aswaja dan ke-NU-an teman-teman KMNU, tegasnya.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan undangan atas kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ke-2 KMNU yang rencananya dilaksanakan awal April mendatang di Lampung. Menanggapi undangan tersebut, Sekjen PBNU menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir disebabkan ada agenda PBNU di Medan. Namun demikian, ia menyatakan akan mengirim delegasi PBNU di acara tersebut. Di akhir perbincangan, Helmy menyatakan bahwa PBNU siap mendukung dan membuka kesempatan KMNU untuk bekerja sama dalam mensukseskan program-program PBNU di waktu yang akan datang. (Laila/el Naomiy/Zunus)

Kitab Kuning Digital

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/66629/kmnu-akan-gelar-rakernas-di-lampung

Kitab Kuning Digital

Minggu, 08 Mei 2016

Keputrian IPPNU Jati Latih Keterampilan Membuat Selai Rosella

Kudus, Kitab Kuning Digital. Departeman Keputrian IPPNU kecamatan Jati kabupaten Kudus setiap bulan mengasah keterampilan kadernya di tingkat ranting dan komisariat. Departemen ini mengadakan pelatihan membuat Selai Rosella di TPQ Maslichah, Jati Kulon, Kudus, Jumat (16/1).

Pelatihan sekali sebulan ini melatih para anggota IPPNU untuk membuat berbagai makanan dan kerajinan tangan.

Keputrian IPPNU Jati Latih Keterampilan Membuat Selai Rosella (Sumber Gambar : Nu Online)
Keputrian IPPNU Jati Latih Keterampilan Membuat Selai Rosella (Sumber Gambar : Nu Online)


Keputrian IPPNU Jati Latih Keterampilan Membuat Selai Rosella

Mereka menyediakan berbagai sarana untuk membuat Selai Rosella seperti meja, kompor gas, wajan, panci, dan lain sebagainya. Selain perkakas, bahan-bahan selai juga dihadrikan mulai dari bunga Rosella yang sudah kering, air, tepung Maizena, gula putih, dan vanilla pasta.

Para peserta dipersilakan mengaduk adonan yang sudah ada di atas wajan. Setelah Selai Rosella sudah jadi, mereka mencicipi hasilnya. Mereka mencicipi selai itu dengan mengoleskannya di lembaran roti tawar. Selain anggota IPPNU, sebagian peserta terdiri atas kader IPNU.

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Ketua IPPNU Jati Irlina Hikmawati mengatakan, Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan cara membuat selai Rosella. Pelatihan ini diharapkan untuk diteruskan di tingkat ranting agar produknya segera dipasarkan sebagai pemasukan keuangan bagi ranting.

Irlina menambahkan, pelatihan ini sekurangnya memberikan bekal pengalaman kreatif bagi para calon ibu yang kini menjadi anggota IPPNU. Dengan bekal ini, mereka diharapkan mampu mengembangkan diri agar bisa membuat bermacam-macam makanan dan kerajinan tangan lainnya yang berdaya saing. (Dedi Hemanto/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/57042/keputrian-ippnu-jati-latih-keterampilan-membuat-selai-rosella

Kitab Kuning Digital

Senin, 06 Juli 2015

Hari Buruh, Sarbumusi Jember Soroti Upah dan Jaminan Keselamatan Buruh

Jember, Kitab Kuning Digital. Persoalan buruh tak pernah tuntas. Meski pemerintah sudah menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK), namun upah buruh tak pernah jelas. Jika ngotot menuntuk hak, sejumlah sanksi tak bisa ditolak. Buruh sering jadi korban akibat kesewenang-wenangan perusahaan. Kalimat ini menjadi kata kunci dari Pawai Taaruf DPC Sarbumusi Jember saat memperingati Hari Buruh Internasional, Senin (1/5).

Dalam rilisnya, Ketua DPC Sarbumusi Jember Umar Farouq menyorot UMK sebagai persoalan utama buruh. Menunutnya, meskipun pemerintah daerah telah menetapkan UMK, namun secara umum UMK masih belum merata diterapkan oleh perusahaan.

Hari Buruh, Sarbumusi Jember Soroti Upah dan Jaminan Keselamatan Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Buruh, Sarbumusi Jember Soroti Upah dan Jaminan Keselamatan Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)


Hari Buruh, Sarbumusi Jember Soroti Upah dan Jaminan Keselamatan Buruh

"Di Jember sendiri, hanya beberapa perusahaan yang menerapkan UMK. Tidak hanya itu, di salah satu perusahaan perkebunan, gaji buruh malah dibayar rutin telat satu bulan. Misalnya, gaji bulan Januari, dibayar Maret, yang Maret dibayar Mei. Padahal itu perusahaan nasional, kata Umar.

Menurutnya, UMK Jember adalah sebesar Rp.1.763.000. Namun nyatanya angka tersebut tidak diterapkan oleh semua perusahaan.

Kitab Kuning Digital

Persoalan lain, kata Umar, terkait dengan masih banyaknya perusahaan yang belum mengikutsertakan karyawannya dalam BPJS Ketenagakerjaan. Padahal dua hal tersebut adalah kewajiban yang tidak boleh tidak dan harus dipenuhi oleh perusahaan.

Kitab Kuning Digital

"Karena itu, dalam kesempatan ini kami mohon Pemkab Jember untuk membantu agar sebisa mungkin dua persoalan utama buruh itu difasilitasi," harapnya.

Pawai Taaruh tersebut diikuti oleh 600-an buruh yang tergabung dalam Sarbumsi Jember. Setelah dilepas oleh Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo di halaman Kantor PCNU Jember, mereka dengan menggunakan roda dua dan empat langsung menyusuri jalan-jalan protokol. Rombongan konvoi berakhir di alun-alun kota Jember.

Di alun-alun, Umar Farouq sempat menerima kue tarcis dari Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember Bambang Edi Santoso sebagai simbol ucapan Selamat Hari Buruh. (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/77590/hari-buruh-sarbumusi-jember-soroti-upah-dan-jaminan-keselamatan-buruh

Kitab Kuning Digital

Sabtu, 12 Oktober 2013

Hasyim Muzadi: Keluarga PKI Jangan Membuka Luka Lama

Jakarta, Kitab Kuning Digital. Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi meminta keluarga dan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) tak lagi membuka luka lama sejarah tahun 1965 dan 1968, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peryataan kiai yang juga pengasuh pondok pesantren Al-Hikam Malang dan Depok itu merespon adanya bentrokan antara massa Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) dan Forum Komunikasi Putra-Putri TNIPolri (FKPPI) dengan keluarga PKI di Yogyakarta, akhir pekan lalu.

Hasyim Muzadi: Keluarga PKI Jangan Membuka Luka Lama (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim Muzadi: Keluarga PKI Jangan Membuka Luka Lama (Sumber Gambar : Nu Online)


Hasyim Muzadi: Keluarga PKI Jangan Membuka Luka Lama

Bentrok antara massa Front Anti Komunis Indonesia (FAKI) dan keluarga PKI merupakan lampu kuning untuk keselamatan NKRI ke depan. Karena masalah ini menyangkut luka sejarah tahun 1965 dan 1948. Seharusnya kedua kelompok menahan diri, kata Hasyim Muzadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/10).

Menurut Hasyim, era reformasi telah membebaskan mereka dari kungkungan politik Orde Baru. Kebebasan itu sebenarnya sudah cukup bagi mereka. Kini, Keluarga atau keturunan PKI telah mempunyai hak-hak yang sama dengan warganegara yang lain, jelasnya.

Kitab Kuning Digital

Ia menambahkan, kini keluarga dan keturunan PKI telah banyak yang mengisi pos-pos penting di negara ini. Sehingga mereka seharusnya tidak perlu lagi membuka luka lama. Mereka bebas menjadi anggota parlemen, ketua komisi DPR RI, masuk departemen-departemen, jadi pegawai negeri, gubernur, dan masuk istana dan sebagaianya, katanya.

Kitab Kuning Digital

Namun, tambah Hasyim, jika hal tersebut masih kurang diterima dan mereka akan menghidupkan kembali luka lama, maka NKRI akan terkoyak lagi. Tuntutan agar negara maminta maaf kepada PKI, minta ganti rugi, pengadilan jendral dan ulama tertentu mencari gara-gara, tandasnya.

Sekjen International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ini mengungkapkan, Indonesia tak seperti Vietnam dan bukan pula seperti Kamboja. Mereka telah menggunakan HAM sebagai kendaraan strategis, sering melapor ke internasional, serta mampu menggiring publik opini. Itu bukan berarti mereka bebas berbuat semau mereka, kata Hasyim.

Lebih lanjut, mantan Ketua Umum PBNU ini mengatakan, jika keluarga dan keturunan PKI terus membuka luka lama, tak menutup kemungkinan organisasi anti-Komunis akan semakin kuat berdiri di Indonesia. Organisasi seperti FAKI dan FKPPI dapat serentak berdiri dan bergerak di seluruh Indonesia . Dan hal itu pasti menyulitkan mereka, jelasnya.

Hasyim juga berpesan kepada pihak FAKI dan FKPPI agar tidak mudah melakukan kekerasan, kecuali dalam kondisi bahaya. Karena kekerasn itu sendiri yang mereka harapkan. Polisi pun pasti tidak melihat hal tersebut semata sebagai masalah lokal Yogayakarta, atau hanya hukum legal formal, namun berakar dalam, katanya.

Karena itu, Hasyim juga mengimbau agar semua pihak, terutama keluarga PKI agar melukapakan masa lalu. Hilangkan angan-angan mendirikan PKI baru, bersatulah dengan bagsa untuk Ber-NKRI . Karena kalau diteruskan, dalam jangka pendek, hal ini justeru akan memggugah kesadaran masyarakat untuk tidak memilih wakil-wakil rakyat dan pejabat publik dari keturunan PKI, dan jangka panjangnya akan menciptakan konflik ketiga kali di republik ini, pungkasnya. (Ahmad Millah/Mahbib)

Dari (Nasional) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/47943/hasyim-muzadi-keluarga-pki-jangan-membuka-luka-lama

Kitab Kuning Digital

Rabu, 17 Juli 2013

KH Maimoen Zubair: Bisa Jadi, Orang Masuk Surga Bukan Karena Shalatnya

Kitab Kuning Digital - KH Maimoen Zubair mengatakan, jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah, barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akhirat. Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju surga.

Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga. Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia, barangkali itu menjadi sebab kelapangan rejekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak-anakmu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu, yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu. Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali, maka, tahanlah tangan dan lisanmu dari menyakiti. Setidaknya itu menjadi sedekah untuk dirimu.

KH Maimoen Zubair: Bisa Jadi, Orang Masuk Surga Bukan Karena Shalatnya - Kitab Kuning Digital
KH Maimoen Zubair: Bisa Jadi, Orang Masuk Surga Bukan Karena Shalatnya - Kitab Kuning Digital


KH Maimoen Zubair: Bisa Jadi, Orang Masuk Surga Bukan Karena Shalatnya

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata: رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ. yang artinya: "Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya".

Kitab Kuning Digital

Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya, tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda.

Rasulullah bersabda: « لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ », artinya: "jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya) bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum".(HR. Muslim).

Kitab Kuning Digital

Mari isi hari dengan tidak membuat dan menebarkan fitnah kepada orang lain. Agar tidak ada saling tuduh fitnah. Shihibul fitnah harus dihentikan demi kebaikan bersama, jalan menuju surga dan kelancaran dakwah rahmatan lil alamin. [Kitab Kuning Digital]

Dari : http://www.dutaislam.com/2017/01/kh-maimoen-zubair-bisa-jadi-orang-masuk-surga-bukan-karena-shalatnya.html

Sabtu, 11 Mei 2013

IPNU-IPPNU Kaliori Agendakan Pekan Madaris

Rembang, Kitab Kuning Digital. Puluhan pelajar NU yang tergabung dalam Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu (9/3) sore memperingati Hari Lahir (Harlah) IPNU-IPPNU ke-62 dan 61, di balai pertemuan Desa Purworejo Kecamatan Kaliori.

Ketua PAC IPNU Kaliori, Muhammad Lilik Wijanarko mengungkapkan, acara ini sebagai upaya hormat terhadap hari lahir Ke-62 IPNU dan Ke-61 IPPNU. "Selain acara Harlah, kami juga mengemas acara tersebut dengan Rapat Kerja Anak Cabang (Rakerancab) PAC IPNU-IPPNU Kaliori," terangnya.

IPNU-IPPNU Kaliori Agendakan Pekan Madaris (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Kaliori Agendakan Pekan Madaris (Sumber Gambar : Nu Online)


IPNU-IPPNU Kaliori Agendakan Pekan Madaris

Para perwakilan setiap Ranting yang turut hadir dalam acara tersebut berupaya untuk menyampaikan gagasan terhadap program kerja yang akan dijalankan dalam masa khidmah 2015-2016.

Agenda terdekat, lanjut Lilik, melaksanakan "Pekan Madaris" yang akan kami laksanakan di Desa Dresi Kecamatan Kaliori pada 9-10 April depan. "Kami berharap dengan banyaknya kegiatan yang akan kami lakukan tetap membuat para kader solid dan semangat dalam berjuang," harapnya.

Kitab Kuning Digital

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil I PC GP Ansor Rembang Ahmad Najih, Ketua MWCNU Kaliori KH Ali Armani , Ketua PC IPNU Rembang Ahmad Humam, Ketua PC IPPNU Rembang Afaf Muniroh Atid, dan beberapa pengurus harian PC IPNU-IPPNU Rembang.

Kitab Kuning Digital

Ketua MWCNU Kaliori KH Ali Armani dalam sambutannya mengatakan, bagi pelajar NU harus bisa memilih siaran televisi yang tepat. Bukan hanya menikmati siarannya saja, tetapi harus bisa mengambil hikmah dari apa yang disiarkan.

"Kita sebagai warga nahdliyin bukan malah menonton MTA tv, tetapi menonton siaran Ahlussunnah wal Jamaah seperti TV9 dan Aswaja TV," pesannya.

Rangkaian acara tersebut diakhiri dengan meniup lilin dan pemotongan tumpeng oleh Ketua PAC Kaliori dan diberikan kepada Ketua PC IPNU-IPPNU Rembang. Kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dengan para peserta. (Aan Ainun Najib/Fathoni)

Dari (Daerah) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/66420/ipnu-ippnu-kaliori-agendakan-pekan-madaris

Kitab Kuning Digital

Selasa, 07 Agustus 2012

Libur Ramadhan Merupakan Bagian Tausiyah Muktamar Lirboyo

Jakarta, Kitab Kuning Digital. Sebagai lembaga pendidikan swasta, sekolah yang berada dibawah koordinasi Maarif NU dibolehkan meliburkan diri jika menginginkan libur. Akan tetapi hal ini disertai syarat bahwa tidak mengurangi jam pelajaran yang sudah diatur sekarang ini.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Ketua PP Maarif Nadjid Muhtar berkaitan dengan usulan libur Ramadhan. Usulan libur Ramadhan ini bukan hanya dari MUI, tapi juga bagian dari tausiyah dari muktamar NU ke 30 di Ponpes Lirboyo Kediri. Ini sudah menjadi usul kita. Ini sama dengan usul kita yang lain berupa penambahan jam pelajaran agama sebanyak 4 jam seminggu, namun belum terealisir. tandasnya.

Namun demikian, walaupun sekolah swasta memiliki kebebasan yang lebih luas daripada sekolah negeri, tetapi tampaknya mereka lebih suka mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Libur Ramadhan Merupakan Bagian Tausiyah Muktamar Lirboyo (Sumber Gambar : Nu Online)
Libur Ramadhan Merupakan Bagian Tausiyah Muktamar Lirboyo (Sumber Gambar : Nu Online)


Libur Ramadhan Merupakan Bagian Tausiyah Muktamar Lirboyo

Nadjid mengharapkan jika sekolah tidak libur, diisi kegiatan-kegiatan seperti pesantren kilat atau acara-acara yang mendukung ibadah selama bulan Ramadhan sehingga dapat diperdalam nilai-nilai keagamaan bagi siswa.

Libur sekolah waktu Ramdhan dimulai ketika menteri pendidikan dijabat oleh Dr. Daud Yusuf pada zaman Orba. Ketika Presiden RI dijabat oleh Gus Dur juga pernah dilaksanakan libur sekolah selama Ramadhan, tetapi cuma berlangsung sekali. Nadjid menilai bahwa kalangan Diknas dianggap tidak istikomah dalam menentukan kebijakannya.(mkf)

Kitab Kuning Digital

Dari (Warta) Nu Online: http://www.nu.or.id/post/read/2227/libur-ramadhan-merupakan-bagian-tausiyah-muktamar-lirboyo

Kitab Kuning Digital

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Kitab Kuning Digital sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Kitab Kuning Digital. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Kitab Kuning Digital dengan nyaman.


Nonaktifkan Adblock